Harga beras di berbagai pasar tradisional naik tajam hingga menyentuh rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kenaikan ini didorong oleh anomali cuaca yang membuat produksi padi menurun, ditambah kenaikan biaya distribusi. Di Jakarta, harga beras medium tembus Rp15.000 per kilogram, sementara beras premium sudah di atas Rp18.000 per kilogram. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat menurun, terutama kalangan menengah bawah. Pemerintah melalui Bulog mengumumkan akan segera menggelar operasi pasar besar-besaran untuk menstabilkan harga, dengan target menyalurkan 250.000 ton beras dalam dua bulan ke depan. Selain itu, importasi beras dari Vietnam dan Thailand dipercepat untuk menambah pasokan nasional. Pedagang berharap langkah ini segera dilakukan agar harga kembali normal menjelang Idul Adha. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena stok nasional diklaim masih mencukupi.